Marhaban yaa Ramadhan

Keutamaan 10 Hari Pertama di Bulan Ramadhan

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Alhamdulillah, segenap puji terlimpah pada Illahi yang telah mempertemukan kita dengan bulan Ramadhan yang agung. Ramadhan, iya.. Ramadhan.

Kini kita sedang menginjak 10 hari pertama di bulan yang mulia.

Pada 10 hari pertama bulan Ramadhan Allah SWT memberikan rahmat  dan limpahan pahala dari berbagai amalan yang kita lakukan selama puasa. Fase-fase 10 hari pertama Ramadhan memang merupakan fase terberat dan tersulit karena merupakan fase peralihan dari kebiasaan pola makan normal menjadi harus menahan lapar dan haus mulai dari subuh hingga magrib.

clickduit.comSelain itu ternyata tidak hanya tubuh saja yang melakukan adaptasi, pada fase 10 hari pertama Ramadhan ini pikiran kita juga sedang berusaha melakukan beradaptasi atau penyesuaian dengan penuh kesabaran dan keikhlasan untuk dapat menunaikannya. Oleh sebab itu pada 10 hari pertama Ramadhan ini Allah SWT memberikan keistimewaan dengan membukakan pintu rahmat yang sebesar-besarnya bagi hamba-Nya yang telah sabar dan ikhlas dalam menunaikan puasa selama 10 hari pertama dibulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Pembaca yang dirahmati Allah SWT

Sebagian ulama membagi bulan Ramadhan dalam tiga fase, yaitu sepuluh hari pertama Ramadhan dinamakan terbukanya pintu Rahmat Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya yang menunaikan shaum, Sepuluh hari kedua atau pertengahan dinamakan Magfirah yaitu di Ampuninya-Nya segala dosa-dosa oleh Allah SWT, dan sepuluh hari terakhir bulan ramadhan dinamakan pembebasan dari api neraka. Sebagaimana yang diterangkan dalam hadist Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam’ :
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu,dimana ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda :
“Awal bulan Ramadan adalah Rahmat, pertengahannya Maghfirah, dan akhirnya ‘Itqun Minan Nar (pembebasan dari api neraka).”

Sepuluh hari pertama di bulan ramadhan adalah awal yang cukup melelahkan dan tentunya kita berusaha beradaptasi dengan penuh kesabaran untuk melaksanakan shaum dan mengerjakan amalan-amalan yang di cintai oleh Allah SWT. Para ulama memaknai sepuluh hari pertama bulan ramadhan sebagai Rahmat,yaitu terbukanya pintu Rahmat Allah SWT, yang diberikan kepada hamba-hamba pilihan-Nya yang menunaikan shaum.
Dalam khazanah tasawuf, Rahmat itu ada dua macam, pertama Rahmah Dzaatiyyah, yaitu Rahmat dan Anugerah yang diberikan Allah SWT kepada semua mahluk-Nya tanpa terkecuali. Kedua Rahmah Khushushiyyah, yaitu Rahmat dan kasih sayang yang Allah SWT hanya diberikan kepada hamba-hamba Pilihan-Nya. Sepuluh hari pertama merupakan keistimewaan karena diturunkannya Rahmat kepada hamba-hamba yang telah ikhlas dan ridha menunaikan shaum ramadhan dengan penuh keimanan kepada Allah SWT.
Salah satu Rahmat dan kasih sayang Allah SWT yang diberikan kepada hamba-hamba-Nya yang shaum dengan Iman dan taqwa yaitu disediakan salah satu pintu masuk ke dalam surga yang tidak dilalui oleh siapapun kecuali para ahli shaum.

Dan tahukah anda, sebagian cara memperoleh rahmat?

1. Rahmat adalah kasih sayang Allah, yang Allah berikan kepada hamba-hambaNya yang selalu ingat dan berdzikir kepadaNya dengan ikhlas.

2. Cara memperoleh rahmat adalah dengan ingat dan berdzikir tentang ayat-ayat Allah baik yang tertulis dalam Al-Qur’an dan hadis maupun ayat-ayat berupa ciptaan Allah, dilakukan dengan ikhlas mengharapkan ridha Allah.

3. Akan merasa dekat dengan Allah, sehingga akan dengan ikhlas melaksanakan apa yang Allah perintah dan menjauhi apa yang Allah larang.

Sekian dari kami, Wallahu A’lam

Wassalamu’alaikum

MARHABAN YAA RAMADHAN!

Iklan